Puisi Puisi di Bulan Ramadan

Puisi Puisi di Bulan Ramadan

 

 

Selamat Datang Ramadan

 

Kalau saja dibolehkan, 

Kan kubariskan tarian pengantin penyambutan

Untuk menyambut kedatanganmu

Setelah penantian sebelas purnama yang teramat panjang.

 

Jika saja diizinkan,

Kan kusajikan bernampan-nampan sajian persembahan

Bukti kegembiraan atas ketibaanmu

Yang sedang terjelang

 

Sungguh,

Ratusan bait puisi indah pun 

tak jua cukup menggambarkan

Kebahagiaan mendapat kesempatan

bersua dengan ramadan

 

Hanya niat dan kesungguhan

untuk mengisi setiap helaan  

dengan rangkaian kegiatan 

sebagai bukti janji suci atas ketaatan

kepada Sang Pemilik setiap kehidupan

 

Ramadan Ya Karim

 

Bersua dengan Ramadan

Sungguh menghadirkan buncahan berbagai perasaan

Haru, khawatir sekaligus kebahagiaan

bercampur jadi satu dalam jiwa penuh penantian

 

Berjumpa dengan Ramadan

Sungguh menjadikan diri seperti pengantin keriangan

yang menantikan kedatangan sang pujaan

menguatkan ikatan menuju ketaatan

 

Bertembungan dengan Ramadan

Sungguh membuat taburan bintang yang cemerlang

bahkan pada langit kelabu dan berawan

siap menyaksikan keajaiban 

yang senantiasa dibawakan Ramadan

 

Tentang Sebuah Janji di Bulan Ramadan

 

Dik, 

Aku pamit menjelang impian

menerjang berbagai kesulitan tantangan

demi untukmu dan sang harapan

akan esok hari yang gemilang

 

Dik,  

Hapus air mata dari wajah keindahan

agar tak memberatkan langkahku menjemput kemajuan

akan lukisan masa depan penuh kemilauan

yang sedang kuusahakan

 

Dik,

Semoga tak sampai belasan Ramadan

Aku bisa menjemputmu bersama buah kecintaan

mengarungi hidup penuh keindahan

yang sedang kuupayakan

 

Namun, 

Puluhan Ramadan kemudian berdatangan

tanpa sedikit pun tanda-tanda kehadiran

sang kekasih hati pujaan

untuk menunaikan janji yang dibuat saat Ramadan

Mungkin dia memang sudah melupakan 

setiap janji yang beruntaian

Meskipun Ramadan tak akan pernah melupakan

apapun niat dan keinginan tentang perubahan

 

Ramadan Yang Suci

 

Menghitung hari yang telah terlalui

seharusnya sudah mempersiapkan diri

untuk menjumpai Ramadan yang suci

 

Untaian janji yang pernah tersusun rapi

tentang akan melakukan apa di Ramadan ini

semoga bisa menjadi saksi

atas upaya perbaikan diri

 

Tapakan demi tapakan yang sudah terlewati

dalam rangkaian Ramadan yang suci

semestinya bisa menjadi hikmah sejati

dari berbagai kebenaran dan kesalahan yang sempat terjadi

dan semoga tak kan diulangi

 

 

Majalengka 1 Ramadan 1442 H – 13 April 2021 M

 

 

Tags: ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.